Literasi dulu sering dikaitkan dengan 'baca tulis', kini pengertian tersebut tergantung dari subyek apa yang dikaitkan dengannya misalnya: literasi perbankan, literasi hukum, literasi nutrisi, dan lain-lain. Literasi Perbankan adalah pemahaman seseorang tentang dunia perbankan. Demikian juga dengan literasi hukum, dan seterusnya.
Lalu apa itu literasi informasi? Apakah berarti juga sebuah kemampuan seseorang dalam memahami 'dunia informasi'?
Literasi Informasi adalah sebuah keterampilan yang wajib dimiliki oleh setiap kita yang hidup di era yang serba digital ini, era meluapnya informasi (information explosion). Jika tidak, maka kita akan dihadapkan pada permasalahan tentang bagaimana menemukan informasi yang tepat dan relevan dengan cara yang efektif dan efisien, serta bagaimana menggunakan informasi secara etis.
Tidak ada definisi yang pasti untuk literasi informasi. Berikut ini adalah kumpulan beberapa definisi yang diperoleh dari berbagai sumber, semoga dapat memenuhi rasa penasaran kita mengenai apa itu Literasi Informasi/Information literacy.
Information Literacy:
- "The ability to solve information problems" (ALA, 2000)
- "A survival skill in the information age" (ALA, 1989)
- "The ability of transforming information into knowledge" (Gawith, 2000)
- "A set of abilities requiring individuals to “recognize when information is needed and have the ability to locate, evaluate, and use effectively the needed information" (ALA 2000)
- "Knowing when and why one needs information, where to find it, and how to evaluate, use and communicate it in an ethical manner." (CILIP)
- "The ability to effectively identify, access, evaluate and make use of information in its various formats, and to choose the appropriate medium for communication. It also encompasses knowledge and attitude related to ethical and social issues surrounding information and information technology" (California Academic and Research Library Task Force, 1997)
- A mean to "empower people in all walks of life to seek, evaluate, use and create information effectively to achieve their personal, social, occupational and educational goals." (Alexandria Proclamation, 2005)
Pada akhirnya Literasi Informasi disimpulkan menjadi: seperangkat keterampilan yang harus dimiliki oleh setiap mahasiswa untuk mendapatkan, mengidentifikasi dan menggunakan informasi, mengevaluasi sumber-sumber informasi yang otoritatif, mengelola dan menyimpan informasi dengan benar serta dapat menggunakan informasi secara etis. Yang bertujuan untuk membentuk pribadi-pribadi yang berpikir kritis dan menjadi pembelajar seumur hidup.
No comments:
Post a Comment