Pernahkan memikirkan bagaimana kisah sebutir biji kopi bisa siap olah hingga sampai di atas meja kita dalam wujud secangkir minuman nikmat?
Dan pernahkan memikirkan dari masa asal usul biji kopi ini, yang dikenal manusia sejak berabad-abad yang lalu?
Menurut penelitian tentang sejarah kopi, yang dikutip dari situs www.ico.com, kopi atau dalam bahasa Inggris Coffee berasal dari kata Kaffa, sebuah daerah yang terletak di Ethiopia.
Oleh seorang mufti yang kebetulan berkunjung ke Ethiopia dan melihat minuman yang memberikan efek menyegarkan itu. Dari Mufti tersebut kemudian kopi dibawa ke Yaman di Jazirah Arab pada abad ke-15. Sejak itu kopi dibudidayakan oleh penduduk Yaman hingga Yaman terkenal sebagai daerah penghasil kopi. Perdagangan kopi terpusat di pelabuhan Yaman bernama Mocha, dari Mocha perdagangan meluas ke Mekah karena daerah ini merupakan pusat perdagangan paling penting di dunia saat itu. Lama kelamaan perdanganan kopi meluas ke Turki dan ke Mesir. Kopi yang disampai ke Turki inilah yang konon kemudian dibawa tentara Turki ke Eropa hingga Eropa mengenal kopi seperti sekarang.
Perkembangan Yaman sebagai penghasil kopi yang terkenal menjadi perhatian para pedagang Arab. Konon sampai dibuat kebijakan monopoli kopi, yaitu melarang ekspor benih kopi untuk kebutuhan budidaya ke luar wilayah Arab. Mereka mengolah biji kopi terlebih dahulu sebelum dijual ke pasaran. Dengan demikian biji kopi tersebut hanya bisa dikonsumsi saja, tidak dapat dibudidayakan. Kopi berkembang menjadi minuman yang sangat populer di Timur Tengah sepanjang abad ke-15. Hal ini mungkin disebabkan juga karena dalam Islam melarang minuman beralkohol (khamr) sehingga kopi menjadi minuman favorit orang-orang Arab.
Kopi menjadi minuman yang trendi saat itu, dan kedai-kedai kopi dibuka di Mekah, dikenal dengan nama Kaveh Kanes. Rumah-rumah kopi ini menjadi tempat pertemuan keagamaan, tapi kemudian segera menjadi tempat bergosip, bernyanyi dan berbagi kisah-kisah. Kopi pernah mengalami 'krisis' di Mekah, akibat perilaku orang-orang fanatik dan berpikiran sempit dengan mengatakan bahwa kopi tidak ada bedanya dengan minuman keras karena membawa efek seperti orang mabuk. Tapi pada akhirnya kopi
kembali berjaya di Mekah dan tidak ada lagi keraguan orang Muslim untuk minum kopi.
Kopi terus berkembang dan mencapai benua Eropa. Ada yang mengatakan tentara Turkilah yang membawa biji kopi ke Eropa, tapi menurut sumber lain, para pedagang Venesia-lah yang mengenalkan Eropa pada kopi pada tahun 1615. Dalam situs berupa lukisan di dinding gereja, digambarkan di sana ada hubungan antara pedagang Arab dan Venesia di abad 15.
Kedai kopi pertama di Venesia dibuka pada 1683. Pada tahun 1720 dibukalah Florian Cafe di Piazza San Marco sebagai kedai kopi tertua yang ada sampai sekarang.
(bersambung)
Ditulis dari berbagai sumber
sumber :
http://www.africaresource.com/house/news/our-announcements/21-the-history-of-coffee
No comments:
Post a Comment